Tengadah beratapkan tanah
Berpijak beralaskan langit
Segalanya mulai terbalik
Dan anehnya…
Yang seharusnya terbalik
Kini telah berbalik
Yang baik tidak lagi menarik
Pada kejujuran tidak lagi tertarik
Segalanya mulai berbalik
Di depan harta mata
terbelalak
Hingga tahta dijadikan tujuan puncak
Bukan hanya sekedar melirik
Padanya ia rela merangkak
Dan ketika kenyamanan dunianya telah memuncak
Tanggung jawab dan janjinya mulai ia injak
Kini dunia semakin tua…
Penghuninya pun tak lagi bisa dipercaya
Hati nurani hanya dijadikan simbol semata
Sebagai penanda dirinya manusia
Segalanya ….
Tidak lagi bisa dipercaya..
No comments:
Post a Comment
Terimakasih atas kunjungan maupun komentarnya..