Thursday, November 27, 2014

Jalan Kenangan



Jejak kehadiran hujan
Rintik kesedihannya melapisi dedaunan
Membasahi jalan setapak yang rindang 
Terkesan seram dalam keheningan petang
Sunyi menusuk.....
Kian mengundang kepedihan
Menyadari sosoknya
Yang takkan lagi bisa kutemui
Dimanapun...... 
Bahkan disisi jalan kenangan....
Tempat dimana ia pernah membimbingku
Melakukan hal-hal baru
Dan kini kisah itu...
Berubah menjadi sejarah masa lalu
Di sepanjang jalan setapak yang kulalui....
Tergambar jelas segala perasaan
Kenagan tentang sejuta pertemuan
Segala kebahagiaan yang pernah ia perkenalkan
Segala kesedihan juga pernah kam rasakan
Namun….
Ada satu kesan yang kini lekat ia tinggalkan
Selepas kepulanganya
Menghadap Sang pencipta insan
Rindu…..
Perasaan itu kini sering menyapaku
Dalam diam sejuta harapan..
Tengadah tanganku mendo’akanya
Dalam tiap detik yang terus berjalan
Kerap kusisihkan untuk mengenangnya
Ayah...





Monday, November 10, 2014

MARHABAN YA MUHARRAM




Rona senja menari di ufuk merah saga
Merajut untaian salam di puncak dirgantara
Mengakhiri pejalanan dalam langkah pergantian
Menghantarkan dzulhijjah ke peraduan alam
meyusuri  jalur malam
hingga  perlahan riwayatnya padam
Seiring adzan subuh berkumandang

Marhaban ya muharram…
Senada  merdunya lantunan salam
Segala kisah jadi kenangan di tahun silam
Bersama fajar  yang merona
Merekah megah bagai lukisan sukma

Marhaban ya muharram
Lentera alam perjalanan zaman
Syahrullah bertahta kemuliaan
Kini hadir Menutup lembaran kelam
Kisah  insan di tahun silam
Terkunci dalam kenagan
Menyikap tabir kisah masa mendatang
Membuka cakrawala menatap masa depan

Seiring  perjalanan hijriah
Meniti jejaknya yang kian bertambah
Manfaatkan waktu yang tersisa
Menata umur yang hanya sekejap mata
Anugerah terindah dari  Allah tuhan kita
Mecari ridha peguasa jagat raya
Menggapai asa dalam usaha
Bersandar ikhlas dalam doa
Demi menuai surga kekal di akhir kisah dunia



Friday, November 7, 2014

Suara Mahasiswa


Jejak perjuangan para penuntun perubahan
Langkah pengorbanan para penuntut keadilan
Hanya tertinggal dicatatan sejarah kemerdekaan
Ketika sang pejuang menghilang
Terbujur kaku di bawah nisan kematian
Nyawa yang mereka tumbalkan…
Harta yang mereka tinggalkan…
Kebahagiaan yang mereka korbankan…
Terkubur bersama sisa sisa kejayaan
Lenyap bagai terlupakan 

Dan kini ….
Lihatlah tampang baru bangsa ini
Ketika Para petinggi negeri
Hanya sibuk memuaskan  hasrat kantong pribadi
Ketika para pemimpin bangsa
Hanya sibuk menata wajah kepalsuanya
Demi terlihat sempurna di mata dunia

Coba  Dengarkan….
Jeritan  rakyat yang menggema
Di segenap  penjuru nusantara
Menuntut janji surga para pemimpin bangsa
Tak tergugahkan hati kita!
Siapa yang sudi membela??
Siapa yang Memperjuangkan hak mereka?

Buka aku,kamu ataupun mereka
Tapi kita “mahasiswa”
 jangan  hanya gelar semata
Karena nyatanya
Kitalah Pemimpin kaum muda
Pejuang tanpa senjata

Namun …..
Bukan peperangan yang kita ciptakan
Bukan perpecahan yang kita timbulkan
Melainkan semangat kesatuan
Bermodalkan asa di genggaman
Kobarkan  semangat reformasi
Berjuang membangun negeri
Esakan tekat satukan semangat
Berkarya dalam aksi nyata
Memperjuangkan nasib rakyat tak berdosa
Dalam sajak perjuangan kaum muda
Menata masa depan bangsa
Dalam wujud aksi nyata







Torehan asa : Ayu Novianti