Saturday, September 20, 2014

Sampai Disini Takdir Kita


Raga goyah serasa mati
Ketika harus kuteguhkan hati
Mengiringi kepulangan jiwanya
Memenuhi takdir Ilahi Rabbi
Namun....
Kini perlahan mulai kusadari
Takdir umur yang Tuhan hadiahkan
Anugerah terindah yang takkan pernah terulang

Tak secercahpun reda
Gemuruh duka dalam jiwa
Meringis jiwa dalam kesedihan
Mengais sisa-sisa kenangan kita dalam lamunan

Tangisan luka bersama kepulangan yang tercinta
Telah ku ikhlaskan bersama Doa 
Demi kebahagiaannya di pelukan sang pencipta 
Nyatanya hanya sampai disinilah takdir kita


\



No comments:

Post a Comment

Terimakasih atas kunjungan maupun komentarnya..