Tuesday, January 26, 2016

Asa dan Doa


Malam menyediakan ruang
Ruang untuk menyampaikan  sepenggal asa
Asa untuk bisa  kembali bersua
Bersua dengan tuannya rindu lewat Doa
Doa yang berbicara tanpa menghadirkan suara
Tatapan yang mengiba dalam derai air mata
Hati yang menangis atas nama penyesalan raga
Sepasang tangan yang meminta ampunan atas nama dosa
Sesosok manusia di hadapan Penciptanya
Menyampaikan lirih asa lewat doa rindunya

Seperti Merindukan Waktu

Merindukanmu seperti merindukan waktu
Sedalam apapun rindu
Tetap tidak mampu mengembalikanmu
Merindukanmu seperti merindukan waktu
Tetap pergi walau ditangisi
Tetap melaju dan meninggalkanku dengan rindu
Waktu mengiringi kehadiranmu
Bersama waktu kaupun kembali pada takdirmu
Hingga merindkanmu seperti merindukan waktu
Sedalam apapun pinta untuk kedatanganmu
Tetap tak mampu menghadirkan masa lalu
Karena merindukanmu seperti merindukan waktu
Kini hanya mampu kulihat kau dalam pejam
Bersama ingatan yang kita sebut kenangan
Aku merindukanmu seperti merindukan waktu
Selalu...