Raga goyah serasa mati
Ketika harus kuteguhkan hati
Mengiringi kepulangan
jiwanya
Memenuhi takdir Ilahi
Rabbi
Namun....
Kini perlahan mulai kusadari
Namun....
Kini perlahan mulai kusadari
Takdir umur yang Tuhan
hadiahkan
Anugerah terindah yang
takkan pernah terulang
Tak secercahpun reda
Tak secercahpun reda
Gemuruh duka dalam jiwa
Meringis jiwa dalam
kesedihan
Mengais sisa-sisa kenangan kita dalam lamunan
Tangisan luka bersama kepulangan yang tercinta
Tangisan luka bersama kepulangan yang tercinta
Telah ku ikhlaskan bersama Doa
Demi kebahagiaannya di pelukan sang pencipta
Nyatanya hanya sampai disinilah takdir kita
\